Ketika Derita Mengabadikan Cinta
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
(Sumber: http://lenijuwita.wordpress.com)
“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri. Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Direktur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”
Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.
Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.
Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…
Bismillah, alhamdulillah, washalatu was salamu’ala Rasulillah, amma ba’du. Sebelumnya saya mohon ma’af , saya tidak bisa memberi nasihat lazimnya para ulama, para mubhaligh dan para ustadz. Namun pada kesempatan kali ini perkenankan saya bercerita…
Cerita yang hendak saya sampaikan kali ini bukan fiktif belaka dan bukan cerita biasa. Tetapi sebuah pengalaman hidup yang tak ternilai harganya, yang telah saya kecap dengan segenap jasad dan jiwa saya. Harapan saya, mempelai berdua dan hadirin sekalian yang dimuliakan Allah bisa mengambil hikmah dan pelajaran yang dikandungnya. Ambilah mutiaranya dan buanglah lumpurnya.
Saya berharap kisah nyata saya ini bisa melunakkan hati yang keras, melukiskan nuansa-nuansa cinta dalam kedamaian, serta menghadirkan kesetiaan pada segenap hati yang menangkapnya.
Tiga puluh tahun yang lalu …
Selengkapnya silahkan dibaca di: http://lenijuwita.wordpress.com/2006/11/12/ketika-derita-mengabadikan-cinta/
cinta ga ada habisnya …
kenapa cinta harus di pertahankan dengan sekuat mungkin,,,,,,,,cinta itu bagiku tidak ada arti nya
cinta…
sebenarnya pantaskah untuk dipertahankan?
durhaka gak sech namanya kalo kita menolak dijodohkan orang tua?
ceritanya menyentuh…
akan tetapi alur ceritA sangat mudah di tebak…
Kalau indonesia…”sinetron banget”…
tapi cukup bagus kok…untk memotivasi dan kadang membuat kita nekad…
Orang tua, kalo melarang yg halal ya bole di tentang dong, inspiring banget kisahnya.. The best
di dalam alqur’an maupun hadist sudah di jelaskan dalam hal menerima jodoh maupun lagi menyari jodoh. kita sebagai umat beragama pasti tau dengan hal ini.
cintai dengan cinta
Oh yWA ktnya cinta segalanya ya!? Tapi menuruT AKU NDAk tU! Klo memanG CINTA segalANYA BUAT Apa kita suSAH PAYAh cARI UANG MAngNYA CINTA BISA dimakAN!?
cinta adalah sgalanya!!!
yups…
kadang memang derita itu akanemngabadikan cinta yang terlalu sakit untuk dirasa…..
Ini kisah dari sajadah cinta karangan habiburahman ya????
kalau ngak salah sih iya…
uh.., mNrK bgtZ kSahnya…, itZz the bEst…,
masih ada gak ya…..
wanita yang kayak gitchu
kalo ada satuuuu aja, kenalin ke aQ donk
LOVE=LIE
KAISAR_MALAM@YAHOO.COM
http://WWW.KAISARMALAM.WEBS.COM
cinta adalah birahi dunia
yang ingin menjadikan dunia ini
ada dalam genggaman hati dan jiwa
entah siapa penghuni di dalamnya
tiada kata selain mereka adalah milikku
begitu dengan cerita yang ada dalam kisah di atas
ketika cinta datang menyapa
ketika itu pula hati kita
dituntut untuk melakukan
apa yang sebenarnya tak pernah terbesit di hati
cinta,,,,
ya,,begitulah fenomena cinta
menjadikan segalanya bagai dua mata koin
sedih juga bahagia
berbahagialah orang yang bisa memahami cinta
dengan hati dan nurani
tak bisa dipungkiri
entah siapa sosok manusia
tetap hatinya butuh akan sentuhan cinta
termasuk sang teroris cinta
seperti gue gitu loch
hehehehe
seandainya ada lelaki baik-baik yang mencari wanita baik-baik…
Maka, akulah orangnya
seandainya ada lelaki baik-baik yang mencari wanita baik-baik…
Maka, akulah wainita itu
seandainya ada lelaki baik-baik yang mencari wanita baik-baik…
Maka, akulah wanita itu
GITU YA.. MMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM
Apa yang qta peroleh merupakan buah dari apa yang qta perbuat.
Kalo qta jadi kaum Adam yg baik_Insya Allah akan dapat kaum Hawa yg baik pula..
aku lagi nyari nih, wanita baik-baik..,
aku pria baik-baik lhoooooooo….
aku juga lagi nyari,,,
aku wanita baik2 juga
cintailah cinta…
kadang_CINTA_dapat diartikan sbg suatu kebodohan. Disaat cinta itu tidak bisa diraih_prasaan selalu bergejolak, memaksa untuk truZ berharap,,berharap dan slalu berharap…
Smoga tidak dibutakan oleh “CINTA”_
kadang_CINTA_dapat diartikan sbg suatu kebodohan.
Disaat cinta itu tidak dapat diraih_prasaan slalu memaksa untuk slalu berharap,,berharap dan truzz berharap..
Smoga tidak dibutakan oleh “CINTA”_
“apakah itu CINTA hingga orang rela berkorban untuknya?”